Sejarah Tim Nasional Sepak Bola Indonesia

 

Sepak bola merupakan salah satu olahraga paling populer di dunia. Banyak orang tua bercita-cita menjadikan anaknya seorang pemain bola handal sehingga memfasilitasinya untuk berlatih di sekolah sepak bola. Namun, tidak hanya skill yang harus dimiliki, namun pengetahuan tentang semua hal dalam sepak bola juga perlu diketahui. Salah satunya seperti sejarah timnas sepakbola Indonesia di bawah ini.

 

Sejarah Timnas Sepak Bola Indonesia

Di tahun 1930-an, ada tiga organisasi sepak bola yang berdasarkan suku bangsa, yakni Nederlandsch Indische Voetbal Bond (NIVB) yang kemudian berganti nama menjadi Nederlandsch Indische Voetbal Unie (NIVU) milik bangsa Belanda,  Persatoean Sepakraga Seloeroeh Indonesia (PSSI) milik bumiputra dan Hwa Nan Voetbal Bond (HNVB) yang dimiliki oleh seorang keturunan Tionghoa.

 

Semula, NIVU memandang sebelah mata PSSI. Namun, mereka akhirnya bekerjasama dengan penandatanganan Gentlemen’s Agreement yang dilakukan pada 15 Januari 1937. Berkat adanya kerjasama tersebut, PSSI dan NIVU pun menjadi organisasi sepak bola utama di Hindia Belanda.

 

Salah satu  butir perjanjian berisikan mengenai tim yang akan dikirim ke Piala Dunia. Namun, NIVU melanggar perjanjian dengan hanya memberangkatkan tim bentukannya saja, membuat PSSI yang diketuai Soeratin Sosrosoegondo geram sehingga membatalkan perjanjian Gentlemen’s Agreement secara sepihak.

 

Piala Dunia FIFA

Karena adanya pembatalan perjanjian, maka pemain yang diberangkatkan untuk piala dunia di Perancis mayoritas adalah orang Belanda. Tim NIVU dilatih oleh Johannes Mastenbroek yang sekaligus menjadi ketua NIVU. Sementara Mo Heng, Nawir, dan Soedarmadji merupakan minoritas pemain pribumi yang berangkat untuk bertanding di bawah bendera kerajaan Nederland.

 

Kala itu, tim Indonesia menggunakan nama Dutch East Indies (Hindia Belanda). Pada Piala Dunia 1938, Dutch East Indies menjadi peserta pertama dari Asia yang lolos ke Piala Dunia. Indonesia sendiri menjadi wakil zona Asia di kualifikasi grup 12. Grup kualifikasi Asia pada World Cup 1938 hanya Indonesia (Dutch East Indies) dan Jepang dimana sepak bola saat itu belum populer sampai sekarang.

 

Namun, Indonesia berhasil lolos ke final Piala Dunia 1939 tanpa harus mengalahkan Jepang yang mundur di babak kualifikasi karena tengah berperang dengan China. Dutch East Indies sendiri bertanding di Piala Dunia menggunakan seragam berwarna oranye dengan celana putih, menyerupai warna seragam yang dipakai kesebelasan Belanda sekarang.

 

Sekalipun hanya sedikit pemain pribumi yang bertanding di Piala Dunia 1938 dan menggunakan nama Hindia Belanda, namun menjadi hal yang membanggakan bahwa Indonesia pernah bersinar di dunia sepak bola internasional. Saat ini, Indonesia terus membutuhkan calon pemain handal seperti para siswa di sekolah sepak bola Indonesia untuk terus mengharumkan nama bangsa!

 

 

Sources:

rsssf.com/tablesi/indo-intres.html

javapost.nl/2012/03/23/een-historische-voetbalreis/

pssi.or.id/dev/page/detail/5/Sejarah-PSSI

Diakses pada 11 Mei 2015

© Brazilian Soccer Schools Indonesia 2019 all rights reserved.

Contact Us